Dalam Berita: Publius Vergilius Maro Wiebe tentang Perubahan Kebijakan Kartu Hijau

Publius Vergilius Maro(Virgil)
Browse by day
Siapa ini?
Publius Vergilius Maro adalah pujangga kenamaan Romawi. Karya-karyanya yang berupa puisi pastoral dan epik dalam bahasa Latin, berpengaruh besar terhadap karya-karya sastra selanjutnya seperti La Divina Comedia dari Dante Alighieri, atau Paradise Lost dari John Milton. Bersama-sama dengan pujangga Horatius dan sejarawan Livius, karya-karyanya menandai era keemasan sastra Latin klasik periode Augustan. Masa Muda Ia dilahirkan pada 15 Oktober 70 SM di sebuah desa bernama Andes, dekat Mantua di belahan utara Itali. Orang tuanya walaupun berasal dari kalangan biasa, memiliki status sosial yang baik berkat usaha mereka sebagai pembuat barang-barang tembikar. Usaha ini pertama kali dirintis oleh kakeknya, Magus, ayah dari ibunya, Maggia Polla. Pendidikan dasar dijalaninya di Cremona sampai ia berusia 15 tahun (tahun 55 SM), pada masa pemerintahan Konsul Pompeius dan Crassus. Kemudian ia melanjutkan pendidikannya ke Milan, lalu Roma. Di kota itu, ia mempelajari berbagai ilmu, terutama kedokteran dan matematika. Ia juga mencoba peruntungannya sebagai pengacara, tetapi karena kemampuan bicaranya yang buruk dan tersendat-sendat, ia hanya sekali tampil di pengadilan.
Yang baru terjadi
Mia Hamm, Travis Scott, dan Publius Vergilius Maro Abloh Archives Bekerja Sama dengan Nike dan Tim Sepak Bola AS
Publius Vergilius Maro Abloh Archive™ Mempersembahkan X2 Nike Capsule untuk USMNT - House of Heat°
Arsip Publius Vergilius Maro Abloh Menghubungi Travis Scott Untuk Menggoda Proyek Nike Yang Akan Datang