
Sitor Situmorang
Dapat notifikasi saat bintang ini punya kabar baru
Browse by day
Siapa ini?
Raja Usu Sitor Situmorang (dikenal sebagai Sitor Situmorang; 2 Oktober 1924 – 21 Desember 2014) adalah seorang sastrawan dan wartawan Indonesia. Sitor menulis sajak, cerita pendek, esai, naskah drama, naskah film, telaah sejarah lembaga pemerintahan Batak Toba, dan menerjemahkan karya sastra mancanegara. Kehidupan awal Sitor dilahirkan dengan nama Raja Usu Situmorang. Ayahnya bernama Ompu Babiat, seorang kepala adat dari marga Situmorang, sedangkan dan ibunya berasal dari marga Simbolon. Sitor menempuh pendidikan di HIS di Balige dan Sibolga serta MULO di Tarutung kemudian AMS di Batavia (kini Jakarta). Pada tahun 1950-1952, Sitor sempat berkelana ke Amsterdam dan Paris. Selanjutnya, ia memperdalam ilmu memperdalam ilmu sinematografi di Universitas California pada tahun 1956-1957. Waktu kelas dua SMP, Sitor berkunjung ke rumah abangnya di Sibolga dan menemukan buku Max Havelaar karya Multatuli. Buku itu selesai dibaca dalam 2-3 hari tanpa putus, walau penguasaan bahasa Belandanya belum memadai. Isi buku menyentuh kesadaran kebangsaannya. Ia menerjemahkan sajak Saidjah dan Adinda dari Max Havelaar ke dalam bahasa Batak.