
Hermann Joseph Muller
Dapat notifikasi saat bintang ini punya kabar baru
Browse by day
Siapa ini?
Herman Joseph Muller (21 Januari 1890 – 5 April 1967) ialah ahli genetika Amerika Serikat yang menemukan pada 1926 bahwa mutasi dapat secara buatan disebabkan sinar X. Ini menunjukkan bahwa mutasi tidak lain daripada perubahan kimiawi. Ia mendapat Penghargaan Nobel untuk bidang kedokteran pada 1946. Muller dilahirkan di New York City dan belajar di Universitas Columbia. Pada 1919 Muller menemukan bahwa tingkat mutasi meningkat karena panas, dan bahwa panas tak selalu memengaruhi kromosom dalam suatu pasangan kromosom. Dari sini ia menyimpulkan bahwa mutasi melibatkan perubahan pada tingkat molekul atau submolekul. Penelitian Berikutnya ia melakukan eskperimen dengan sinar X sebagai cara untuk menginduksi mutasi. Pada tahun 1926 ia telah membuktikan keberhasilan metode itu. Penelitian Muller meyakinkan dia bahwa hampir seluruh mutasi bersifat berbahaya. Dalam proses evolusi yang normal, mutan yang berbahaya akan mati dan hanya sedikit saja yang berguna yang akan bertahan hidup, tetapi ia percaya bahwa jika tingkat mutasi terlalu tinggi, jumlah individu tak sempurna mungkin akan terlalu besar untuk spesies sebagai keseluruhan untuk bisa bertahan.