
Ernesto Sabato
Dapat notifikasi saat bintang ini punya kabar baru
Browse by day
Siapa ini?
Ernesto Sabato (24 Juni 1911 – 30 April 2011) adalah seorang novelis, esais, pelukis, dan ahli fisika asal Argentina. Ia lahir di Buenos Aires. Ketika muda, ia bergabung dengan Partai komunis dan pernah belajar fisika di Universitas di Paris. Menurut BBC dia memenangkan beberapa penghargaan paling bergengsi dalam sastra Hispanik dan menjadi pengaruh besar dalam kesusastraan Amerika Latin. Setelah kematiannya El País menjulukinya sebagai penulis klasik terakhir dalam sastra Argentina. Sabato ditandai dengan penampilan pelontos dan kumisnya yang lebat serta mengenakan kacamata berwarna dan kemeja berleher terbuka. Dia lahir di Rojas, sebuah kota kecil di Provinsi Buenos Aires. Sabato memulai studinya di Colegio Nacional de La Plata. Dia kemudian belajar fisika di Universidad Nacional de La Plata, dan berhasil memperoleh gelar PhD. Dia melanjutkan kuliah di Sorbonne Paris lalu bekerja di Institut Curie. Setelah Perang Dunia II, dia kehilangan minat pada sains dan mulai menulis. Karya Sabato mencakup tiga novel: El Túnel (1948), Sobre héroes y tumbas (1961) dan Abaddón el exterminador (1974). Karya pertamanya menerima pujian kritis dari sesama penulis Albert Camus dan Thomas Mann.