Rassie Desiderius Erasmus menegaskan 'kekhawatiran' Springboks telah 'diperbaiki' setelah mereka 'mengganggunya' melawan Inggris dan Skotlandia

Desiderius Erasmus
Dapat notifikasi saat bintang ini punya kabar baru
Browse by day
Siapa ini?
Desiderius Erasmus Roterodamus ( DEZ-i-DEER-ee-əs irr-AZ-məs; Belanda: [ˌdeːziˈdeːrijʏs eːˈrɑsmʏs]; 28 Oktober 1466 – 12 Juli 1536), yang lebih dikenal dalam bahasa Inggris sebagai Erasmus dari Rotterdam atau hanya Erasmus, adalah seorang humanis Belanda, teolog Kristen, dan filolog serta pendidik pionir. Melalui karya tulis dan terjemahannya, ia menjadi salah satu cendekiawan paling berpengaruh pada masa Renaisans Utara dan tokoh utama dalam budaya Barat. Erasmus adalah seorang akademisi klasika dan menulis dengan gaya Latin murni. Di kalangan humanis, ia dijuluki "Pangeran Para Humanis", dan disebut "mahkota kemuliaan para humanis Kristen". Dengan menggunakan teknik-teknik humanis untuk mengerjakan teks-teks, ia menyusun edisi-edisi baru dari Perjanjian Baru berbahasa Yunani dan Latin yang dipandang penting, menimbulkan isu-isu yang kelak berpengaruh dalam Reformasi Protestan dan Kontra-Reformasi (Katolik). Ia juga menulis Tentang Kehendak Bebas, Pujian akan Kebodohan, Buku Pegangan Seorang Kesatria Kristen, Tentang Kesopanan pada Anak-Anak, Copia: Dasar-Dasar dari Gaya yang Melimpah, Julius Exclusus, dan banyak karya lainnya.
Yang baru terjadi
Rassie Desiderius Erasmus mengumumkan Sacha Feinberg-Mngomezulu cocok untuk seri All Blacks saat rencana Argentina terungkap
Pelatih Afrika Selatan Desiderius Erasmus mengonfirmasi Feinberg-Mngomezulu akan fit menghadapi Argentina
Tim Springboks: Rassie Desiderius Erasmus membuat perubahan besar-besaran saat Handre Pollard diberikan kunci di fly-half sementara bintang Bulls yang sedang dalam performa terbaiknya mengakhiri absennya delapan tahun
Rassie Desiderius Erasmus mengeluarkan informasi terkini tentang cedera Springbok menjelang All Blacks Series dengan Skotlandia yang menjulang
Hongaria akan bergabung kembali dengan Desiderius Erasmus dan ‘menghapuskan’ yayasan universitas