
Charles Hodge
Dapat notifikasi saat bintang ini punya kabar baru
Browse by day
Siapa ini?
Charles Hodge adalah tokoh teologi sistematika. Ia juga seorang pengajar di Princeton Theological University. Ia memberikan pengaruh kepada generasi berikutnya untuk menjadikan sekolah tersebut pusat intelektual teologi konservatif yang mutakir. Pemikirannya mengenai ketidakbersalahan Alkitab adalah hak dan fakta firman Tuhan; perkataan Allah yang diinspirasikan oleh Roh Kudus. Doktrin gereja adalah inspirasi yang dipengaruhi ole Roh Kudus dalam pikiran memilih orang-orang yang terbaik, yang mana diberikan hak menjadi bagian Allah yang tidak dapat salah dalam berkomunikasi. Ketika seseorang mengatakan bahwa ia adalah bagian dari tubuh Allah maka apa yang dikatakannya adalah perkataan Allah. Namun patut diingat, ketika Allah menggunakan ciptaanNya menjadi instrumen, Ia menggunakannya berdasarkan kodratnya. Manusia adalah agen sukarela yang pandai. Allah dalam tidak akan membuat dengan tidak sadar dan tidak rasional. Itu adalah manusia yang spesial tetapi tidak sepenuhya dapat dapat bebas. Pemikiran Hodge mengenai manusia menjadi awal dalam penjelajahannya mengenai teologi sistematika. Karya Hodge, Charles (1837). A commentary on the Epistle to the Romans.