
Adi Utarini
Browse by day
Siapa ini?
Adi Utarini (lahir 4 Juni 1965) adalah seorang pengajar dan peneliti berkebangsaan Indonesia. Ia merupakan peneliti dari Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan (FK-KMK) Universitas Gadjah Mada. Pada Desember 2020, Adi Utarini dianugerahi penghargaan 10 peneliti paling berpengaruh di dunia oleh jurnal ilmiah Nature atas penelitiannya tentang pengurangan demam berdarah dengue melalui intervensi nyamuk ber-Wolbachia di Yogyakarta. Pada 2021, nama Utarini masuk ke dalam Time 100 yaitu daftar 100 Orang Paling Berpengaruh versi majalah Time. Riwayat awal Adi Utarini awalnya mendapatkan pendidikan kedokteran di Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta. Setelah lulus pada tahun 1989, ia kemudian mendapat dua gelar S2, dari UCL Great Ormond Street Institute of Child Health, Inggris (1994) serta Universitas Umeå, Swedia (1997). Ia melanjutkan pendidikannya di Umeå untuk gelar doktor (S3). Penelitian doktoralnya di Umeå bertopik program pengendalian malaria di Kabupaten Jepara, Jawa Tengah. Ia mendapat gelar doktor pada 2002.